Satria Kedamaian mempunyai kesabaran untuk menunggu
Sampai lumpur mengendap dan air menjadi jernih
Mereka tidak bergerak sampai waktunya tiba
Sehingga aksi yang tepat muncul dengan sendirinya
Mereka tidak mencarinya,
Tetapi menunggu dengan tangan terbuka
Untuk menyambut siapapun yang datang
ke dalam relung hati yang paling dalam
Siapapun yang dapat menerima
Setiap bagian dari diri mereka
Siapapun yang menyadari
Bahwa manusia memiliki kekurangan
Mereka siap untuk setiap keadaan
Dan tidak menyia-nyiakan apapun
Mereka berselimutkan cahaya indah
Satria perdamaian mempunyai tiga harta karun terbesar
Kesederhanaan, kesabaran dan kasih sayang
Sederhana dalam berperilaku dan berpikir
Mereka mengembalikan ke segala sumber-Nya
Kesabaran baik dengan teman dan musuhnya
Mereka hidup dengan harmoni apa adanya
Kasih sayang yang besar
Yang mampu menerima siapapun dengan kekurangan dan kelebihannya
Mereka membuat kedamaian dengan dunia
Beberapa mungkin menyebut ini tidak masuk akal
yang lain menyebutnya terlalu 'lebay' dan tidak mungkin
tetapi orang lain yang melihat ke dalam drinya
hal yang tidak masuk akal ini mempunyai arti
dan bagi yang melakukannya
Hal ini mempunyai akar yang dalam
Yang dapat membentuk suatu kepribadian manusia.
Puisiku
|SEBUAH KATA MERANGKAI SESUATU YANG BERMAKNA DALAM HIDUP| |MEMBERI TEMAN DALAM KESENDIRIAN| |MEMBERI ALASAN UNTUK TETAP BERTAHAN| |POST INI DIBUAT TANPA KONSEP DAN TANPA REVISI|
Monday, October 22, 2012
Anak Kecil
Aku ingin menjadi seorang anak kecil
yang tenang menghadapi dunia
dengan wajah yang begitu manis
aku ingin menjadi anak kecil,
yang tak pernah gundah karna masalah
yang memandang dunia sebuah anugerah
dengan wajahnya yang masih polos,
dengan tubuhnya yang tanpa dosa,
selalu tersenyum menjalani hari,
tertawa disaat senang,
menangis saat tersakiti,
dan merengek saat meminta,
menjalani kehidupan
tanpa ada suatu masalah yang berarti,
tanpa ada beban pikiran yang mengikuti
begitu bebasnya dengan orang-orang disekitarnya
yang selalu mengasihinya
aku ingin menjadi anak kecil,
yang tak tahu betapa sulitnya hidup ini,
yang tak tahu kesulitan apa yang menantinya saat besar nanti
yang tenang menghadapi dunia
dengan wajah yang begitu manis
aku ingin menjadi anak kecil,
yang tak pernah gundah karna masalah
yang memandang dunia sebuah anugerah
dengan wajahnya yang masih polos,
dengan tubuhnya yang tanpa dosa,
selalu tersenyum menjalani hari,
tertawa disaat senang,
menangis saat tersakiti,
dan merengek saat meminta,
menjalani kehidupan
tanpa ada suatu masalah yang berarti,
tanpa ada beban pikiran yang mengikuti
begitu bebasnya dengan orang-orang disekitarnya
yang selalu mengasihinya
aku ingin menjadi anak kecil,
yang tak tahu betapa sulitnya hidup ini,
yang tak tahu kesulitan apa yang menantinya saat besar nanti
Kenangan
Semua telah usai,
yang tersisa hanyalah kenangan-kenangan yang tersirat dalam album,
juga angan-angan.
Tak ada kata sayang,
tak ada pehatian, juga rasa saling pengertian.
Berakhir sudah, kisah yang telah banyak berliku ini
Kisah panjang yang banyak melewati rintangan
Kisah setahun tentang dua insan
Yang penuh dengan berbagai warna
Kini mereka terpisah,
Oleh kehidupan dunia yang tak pernah henti memberi cobaan
Kini mereka terlepas,
Dari suatu ikatan kasih,
Karna debu kehidupan yang membelenggu
Mereka tak mampu bertahan,
hingga jalan tercapai dengan raga
dan jiwa tertahan dalam lautan kesedihan yang mendalam
Namun apa daya?
Semua telah berjalan sesuai alunan takdir
Tak ada lagi yang dapat mengubahnya
Tugas mereka tuk membuat sebuah kisah telah usai,
Dan kini waktunya mereka beristirahat dari kisah itu.
Gejolak dua insan memberatkan hati
Tertampung dalam kendi-kendi jiwa,
yang tersimpan di sungai kehidupan yang terus mengalir seiring berjalannya waktu,
dan insan berhati emas menjalaninya dengan kepedihan,
begitu pula insan lainnya, insan yang penuh dengan wibawa.
Ini adalah kisah haru darinya,
Yang nyata dan menggugah setiap insan yang dapat mengerti
Yang takkan hilang tertelan zaman,
Dan kan terus ada sampai gejolak detak jantung berhenti.
yang tersisa hanyalah kenangan-kenangan yang tersirat dalam album,
juga angan-angan.
Tak ada kata sayang,
tak ada pehatian, juga rasa saling pengertian.
Berakhir sudah, kisah yang telah banyak berliku ini
Kisah panjang yang banyak melewati rintangan
Kisah setahun tentang dua insan
Yang penuh dengan berbagai warna
Kini mereka terpisah,
Oleh kehidupan dunia yang tak pernah henti memberi cobaan
Kini mereka terlepas,
Dari suatu ikatan kasih,
Karna debu kehidupan yang membelenggu
Mereka tak mampu bertahan,
hingga jalan tercapai dengan raga
dan jiwa tertahan dalam lautan kesedihan yang mendalam
Namun apa daya?
Semua telah berjalan sesuai alunan takdir
Tak ada lagi yang dapat mengubahnya
Tugas mereka tuk membuat sebuah kisah telah usai,
Dan kini waktunya mereka beristirahat dari kisah itu.
Gejolak dua insan memberatkan hati
Tertampung dalam kendi-kendi jiwa,
yang tersimpan di sungai kehidupan yang terus mengalir seiring berjalannya waktu,
dan insan berhati emas menjalaninya dengan kepedihan,
begitu pula insan lainnya, insan yang penuh dengan wibawa.
Ini adalah kisah haru darinya,
Yang nyata dan menggugah setiap insan yang dapat mengerti
Yang takkan hilang tertelan zaman,
Dan kan terus ada sampai gejolak detak jantung berhenti.
Subscribe to:
Posts (Atom)